• Minggu, 29 Januari 2023

Nama Kapolsek Maniis Dicatut Pelaku Penipuan

- Selasa, 14 September 2021 | 11:10 WIB
polsek maniis
polsek maniis

SINARJABAR, PURWAKARTA - Nama Kapolsek Maniis, Polres Purwakarta, AKP Suparlan dicatut orang tak dikenal. Pelaku menggunakan foto Kapolsek Maniis di akun nomor Whatsapp (WA) untuk melancarkan aksinya.

Pesan WA dari nomor 0812-1216-4519 yang mengaku sebagai AKP Suparlan dan menawarkan motor maupun mobil lelangan dengan harga murah.

Padahal, nomor telepon yang dimiliki AKP Suparlan bukan nomor tersebut. Tidak hanya nama yang dipakai, tetapi foto profil juga menggunakan identitas perwira polisi dengan balok tiga di pundaknya itu.

AKP Suparlan mengatakan, akun WA yang mengatasnamakan dirinya mengirim pesan pada teman-temannya yang menawarkan motor lelangan dengan harga murah kisaran Rp5 juta hingga Rp6 juta.

"Jadi pelaku pakai foto saya waktu bertugas di bendungan Cirata. Dia sepertinya ngambil foto saya dari sosial media Facebook, saya saja enggak tahu, bahkan baru tahu dari kakak saya yang menanyakan apa benar jual mobil. Saya kaget dong mana cocok saya jualan mobil," ucap Suparlan, saat dihubungi melalui telepon selulernya, pada Selasa, 14 September 2021.

Suparlan mengungkapkan, saat menghubungi calon korban, pelaku biasa menggunakan berbagai alasan dengan menanyakan kabar terlebih dahulu.

"Setalah itu penipu itu menawarkan motor dan mobil dengan harga murah. Seperti harga Toyota Fortuner 4x4 VRZ tahun 2020 seharga Rp. 300 juta. Dalam pesan tersebut bahkan unit ditawarkan dengan 0% tanpa bunga, tanpa penarikan unit dan cicilan bebas alias flexibel," jelas Suparlan.

Setelah itu, penipu tersebut meminta calon korbannya untuk mentransfer uang DP ke rekening miliknya.

"Upaya penipuan tersebut gagal karena tidak ada teman atau saudara saya yang tergiur. Bahkan, saudara saya pun mengkonfirmasi hal itu pada saya," ucap pria yang pernah menjabat sebagai Kasat Sabhara Polres Purwakarta itu.

Menurut Suparlan, pelaku telah meretas nomor-nomor yang ada di kontak WA miliknya. Hanya saja, nomor yang digunakan pelaku bukan nomornya karena hanya nama dan foto profilnya saja yang digunakan.

Terkait kejadian itu, ia meminta bagi masyarakat yang menerima pesan seperti itu, harus hati-hati karena bisa dipastikan tawaran ini mengandung unsur penipuan.

"Meski modus lama, namun jika tidak waspada dan mudah percaya, masyarakat bisa jadi korban penipuan. Lebih baik dikonfirmasi dulu benar tidaknya agar tidak tertipu dengan mengirimkan uang," pesan Suparlan. (Alf/rzl)

Editor: Alif Alvaro

Tags

Terkini

63 Pejabat Pemkab Purwakarta Belum Sampaikan LHKPN

Jumat, 27 Januari 2023 | 12:36 WIB
X