• Minggu, 25 September 2022

Program Sampah 'Kang Pisman' di Kota Bandung Diharapkan Berlaku pada Setiap RW, Ini Kata Pemerintah

- Jumat, 23 September 2022 | 14:46 WIB
Warga melakukan pemilahan sampah di Kota Bandung, Jawa Barat, Jumat (23/9/2022). /Humas Pemkot Bandung
Warga melakukan pemilahan sampah di Kota Bandung, Jawa Barat, Jumat (23/9/2022). /Humas Pemkot Bandung

SINAR JABAR - Program pemilahan sampah yang bernama "Kang Pisman" (Kurangi, Pisahkan, dan Manfaatkan) di Kota Bandung diharapkan berlaku di setiap rukun warga (RW) yang jumlahnya mencapai 1.568 RW.

Sekretaris Daerah Kota Bandung Ema Sumarna mengatakan permasalahan sampah tidak bisa hanya ditangani oleh pemerintah meski sudah kewajiban.

Untuk itu, menurutnya Pemkot Bandung berencana mengumpulkan seluruh ketua RW untuk membahas hal tersebut.

Baca Juga: Waduh! Pemerintah Deteksi 1,3 Juta Penerima BLT BBM Salah Sasaran

Baca Juga: Polisi Amankan Delapan Pelajar Pelaku Tawuran di Bekasi

"Suatu saat bakal dikumpulkan semua RW, nanti duta sampah itu bakal memberi edukasi pencerahan, kenapa RW saya bisa (menerapkan Kang Pisman) dan RW saya tidak bisa," katanya, Jumat 23 September 2022.

Menurutnya jika program Kang Pisman berjalan di seluruh titik, maka volume timbulan sampah bisa dikurangi. Karena, kata dia, nantinya permasalahan sampah bakal selesai dari tingkat hulu yakni rumah tangga.

"Di berbagai titik itu berjalan, sampah selesai di lokasi, dipisahkan mana organik, anorganik, dan yang residu, artinya kalau sudah begitu sampah bakal sangat berkurang," katanya.

Baca Juga: Temui Presiden Jokowi, Bawaslu Minta Dukungan Fasilitas Pengawasan Pemilu

Selain sampah rumah tangga, menurutnya, berbagai pasar di Kota Bandung sangat berkontribusi besar terhadap timbulan sampah.

Ia menilai para pedagang dan masyarakat yang beraktivitas di pasar masih kurang kepedulian terhadap penanganan sampah.

"Mereka berkontribusi besar menghasilkan sampah, asal buang dan tidak ada kepeduliannya, jadi asal buang saja, itu saya lihat contohnya di Sudirman, Pasar Ciroyom," katanya.

Baca Juga: Bursa Musda KNPI Purwakarta, Hanya Dua Bakal Calon yang Memenuhi Syarat?

Adapun Program Kang Pisman merupakan rencana yang sudah dibuat dari tahun 2018. Program dilakukan guna menanggulangi permasalahan sampah yang menumpuk di Kota Bandung, demikian Ema Sumarna. ***

Editor: Anas Ali Hamzah

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Mobil Elf Tabrak Truk Fuso, 5 Orang Tewas

Sabtu, 24 September 2022 | 14:31 WIB

Bandung Perlu 2 Jalan Layang Baru untuk Urai Kemacetan

Jumat, 23 September 2022 | 12:19 WIB

Satpol PP Kota Tasikmalaya Musnahkan Ribuan Botol Miras

Jumat, 23 September 2022 | 10:24 WIB
X