• Kamis, 8 Desember 2022

1.361 Balita di Purwakarta Alami Stunting

- Senin, 14 November 2022 | 12:37 WIB
Sosialisasi program 1.000 hari pertama kehidupan yang di lakukan DPPKB Purwakarta guna pencegahan stunting. (Foto: Sinarjabar.com)
Sosialisasi program 1.000 hari pertama kehidupan yang di lakukan DPPKB Purwakarta guna pencegahan stunting. (Foto: Sinarjabar.com)

SINAR JABAR - Sebanyak 1.361 balita atau 20,06 persen balita di Kabupaten Purwakarta, Jawa Batat, mengalami stunting.

Kepala Bidang Pembangunan dan Ketahanan Keluarga, pada Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kabupaten Purwakarta, Yani Swakotama, mengatakan jumlah balita yang mengalami stunting saat ini ada sekitar 1.361 anak dari total 70.000 lebih anak balita. Angka itu berdasarkan Status Gizi Indonesia (SSGI) tahun 2021.

"Prevalensi stunting di Kabupaten Purwakarta telah menunjukkan penurunan yang signifikan, yaitu dari 23,42 persen di tahun 2019 menjadi 20,6 persen tahun 2021," ungap pria yang akrab disapa Yani, saat ditemui diruangan kerjanya, pada Senin, 14 November 2022.

Baca Juga: Dedi Mulyadi Kumpulkan Pejabat Pemkab Purwakarta saat Ambu Anne Umroh

Sampai saat ini, lanjut dia, stunting masih menjadi prioritas permasalahan yang perlu ditangani dimana pemerintah menargetkan prevalensi penurunan stunting sebesar 14 persen di tahun 2024.

"Tetapi tetap upaya kami mencapai zero stunting. Jika dilihat dari prevalensi stunting berdasarkan hasil Bulan Penimbangan Balita (BPB) tahun 2021 sebesar 5,8 persen dan menurun pada tahun 2022 sebesar 3 persen. Angka tersebut menunjukkan bahwa upaya-upaya penurunan stunting di Kabupaten Purwakarta membuahkan hasil yang sangat optimal dengan penurunan diangka 1,8 persen," jelas Yani. 

Yani menambahkan dalam mempercepat penangan stunting, pihaknya telah mengerahkan, 2.304 Tim Pendamping Keluarga upaya pencegahan dini sebagai penanggulangan stunting.

Baca Juga: Tabrakan Avanza Vs Honda Beat di Purwakarta, Satu Korban Tewas

"Pendamping keluarga ini akan memberi sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat mulai dari edukasi prakonsepsi untuk calon pengantin. Saat ini memang kita berfokus pada remaja dan 1.000 hari pertama kehidupan," ungkap Yani. 

Halaman:

Editor: M. Rizal

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Polres Purwakarta Ringkus 9 Pengedar Narkoba

Rabu, 7 Desember 2022 | 16:01 WIB

Kabupaten Purwakarta Kembali Terima Penghargaan

Selasa, 6 Desember 2022 | 09:47 WIB

Pemotor Perempuan Tewas Terlindas Truk di Purwakarta

Senin, 5 Desember 2022 | 21:34 WIB

HIV/AIDS di Purwakarta Tembus 998 Kasus

Senin, 5 Desember 2022 | 11:34 WIB
X