Lengser dari Jabatan Bupati Purwakarta Disebut Punya Utang, Dedi Mulyadi Siap Serahkan Aset Kalau Diperlukan

- Jumat, 2 Desember 2022 | 09:28 WIB
Mantan Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi. (Foto: Tangkapan layar Youtube @Kang Dedi Mulyadi Channel)
Mantan Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi. (Foto: Tangkapan layar Youtube @Kang Dedi Mulyadi Channel)

SINAR JABAR - Mantan Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi akhirnya buka suara terkait isu yang menyebut dirinya memiliki utang kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Purwakarta.

Utang yang disebut menjadi tanggung jawab Dedi Mulyadi yaitu Dana Bagi Hasil Pajak (DBHP) yang harusnya diberikan kepada pemerintah desa saat dirinya menjabat sebagai Bupati Purwakarta.

Dalam tayangan youtube @Kang Dedi Mulyadi Channel yang dipantau Sinarjabar.com pada Jumat, 2 Desember 2022, Dedi Mulyadi mengatakan di 2017 adalah tahun terakhir dirinya menjadi Bupati Purwakarta.

Baca Juga: Geger, Siswi SMP Ditemukan Tewas dalam Rumah dengan Sejumlah Luka

Sedangkan tahun 2018, Kabupaten Purwakarta akan dipimpin Penjabat Sementara (Pjs) Bupati. Biasanya saat dijabat Pjs Bupati anggaran tidak digunakan secara optimal.

"Di tahun 2017 adalah tahun terkahir saya memimpin. Dan saya tahu di 2018 kepemimpinanya dijabat oleh penjabat sementara dan biasanya pada tahun itu uang tidak digunakan secara optimal. Kemudian baru dilantik definitif di bulan september 2018," kata Dedi Mulyadi dalam tayangan youtube.

Melihat kondisi tersebut, Dedi Mulyadi memutuskan untuk menggunakan anggaran secara maksimal untuk melakukan pembangunan di Kabupaten Purwakarta.

Baca Juga: Innalillahi, Bupati Purwakarta Anne Ratna Mustika Berduka

"Sehingga waktu itu saya menggenjot pembangunan di Purwakarta. Infrastrukturnya didorong agar saat saya selesai jadi bupati tidak lagi punya utang pembangunan. Sekali lagi saya tidak punya utang pembangunan," ujarnya.

Halaman:

Editor: M. Rizal

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X