Warga Ciasem Hilir Curhat ke Komisi II DPRD Subang Terkait Permasalahan Pasar

- Senin, 30 Januari 2023 | 22:26 WIB
Warga Ciasem Hilir Curhat ke Komisi II DPRD Subang Terkait Permasalahan Pasar. (Foto: Istimewa)
Warga Ciasem Hilir Curhat ke Komisi II DPRD Subang Terkait Permasalahan Pasar. (Foto: Istimewa)

SINAR JABAR - warga Desa Ciasem Hilir, Kecamatan Ciasem, Kabupaten Subang, bisa sedikit bernafas lega.

Pasalnya, kasus sengkarut pembangungan pasar di Desa Ciasem Hilir, sudah diadukan ke Komisi II DPRD Subang. Bahkan, para wakil rakyat di komisi itu berada dipihak warga.

Pada Senin 30 Januari 2023, sekitar 50 warga Ciasem Hilir melakukan audiensi dengan Komisi II DPRD Subang. warga langsung diterima oleh Ketua Komisi II Novaza Shinta Narwastu dan anggota lainnya.

Baca Juga: Door, Tiga Anggota Geng Motor Pelaku Penganiayaan di Purwakarta Ditembak Polisi

Dalam kesempatan itu, hadir juga dari pihak BPN, Dinas Koperasi UMKM Perdagangan dan Perindustrian (DKUPP), Bagian Aset BKAD, Camat, Kades, Kapolsek, Danramil, dan lainnya.

Haji Epi Tahapari, juru bicara warga Desa Ciasem Hilir, mengatakan, permasalahan warga ini sudah berlangsung cukup lama. Masalahnya, yaitu ketika jalan desa yang berada di sebelah barat pasar, yang lebarnya 6 meter diserobot pihak pengembang tanpa persetujuan. Sehingga, saat ini lebar jalan tinggal 4,5 meter.

"Kami sudah menanyakan ke pihak pengembang, mengenai penyerobotan lahan jalan ini. Lantaran, sejak sebelum pasar Ciasem ada, lebar jalan desa itu dari dulunya sudah 6 meter," ujar Haji Epi.

Baca Juga: Stok Aman, Kapolres Pastikan Tidak Terjadi Kelangkaan Minyak Goreng di Purwakarta

Akan tetapi, sejak adanya revitalisasi pasar Ciasem, yang proyeknya dimenangkan oleh CV Andira Dua Bersaudara, muncul masalah ini. Jalan desa dengan lebar 1,5 meter diserobot tanpa izin. Bahkan, kini sudah berdiri bangunan.

Parahnya lagi, setelah jalan di sebelah barat berkurang jadi 4,5 meter, kini sebagian dijadikan area parkir. Serta, tempat jualan kuliner oleh pedagang atas izin pengembang.

"Lalu lintas kendaraan warga di sekitaran pasar, sangat terganggu. Setiap harinya, kami bisa keluar di atas jam 9 pagi. Sebab, jalan desa ini sudah tak bisa dilalui kalau pagi hari," ujarnya sedih.

Baca Juga: Ramaikan Rangkaian Harlah Satu Abad NU di Purwakarta dengan Link Twibbon, Klik di Sini

Atas dasar sengkarut ini, pihaknya mengadukan ke Komisi II. Dengan harapan, ada solusi. Lantaran, tuntutan warga sederhana, kembalikan jalan desa di sebelah barat dengan lebar seperti semula yakni 6 meter.

Sementara itu, Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Subang, Novaza Shinta Narwastu, mengatakan, pihaknya sudah mendengar permasalahan sengkarut pasar ini. Tetapi, pihaknya tak menyangka masalahnya sampai berlarut-larut tanpa solusi.

Halaman:

Editor: M. Rizal

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X