Kasus Konten Prank Baim Wong, Polisi Buka Opsi Restorative Justice

- Kamis, 6 Oktober 2022 | 13:26 WIB
Baim Wong dan Paula Verhouven. (Foto: Instagram: @baimwong)
Baim Wong dan Paula Verhouven. (Foto: Instagram: @baimwong)

SINAR JABAR - Aksi Baim Wong dan istrinya, Paula Verhoeven bikin prank video konten kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) yang ditayangkan di kanal YouTube membuat keduanya terseret dalam kasus hukum.

Baim Wong dan Paula Verhoeven dilaporkan ke polisi atas konten tersebut terkait laporan palsu. Namun opsi restorative justice bisa dimungkinkan sebagai penyelesaian dalam kasus tersebut.

“Alasan restorative (kasus konten prank Baim Wong dan Paula Verhoeven) itu karena Polri tidak antikritik, ya,” ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Endra Zulpan dalam keterangannya, Kamis 6 Oktober 2022.

Baca Juga: Tragedi Kanjuruhan, Penyidik Periksa 35 Saksi dari Internal dan Eksternal

Restorative Justice dapat menjadi opsi dan juga sebagai bagian polisi dari menyelesaikan kasus tanpa proses hukum.

“Langsung dipidana nanti dibilang polisi ada kritik sedikit langsung nangkap orang. Nanti dianggap masyarakat tidak benar,” jelasnya.

Seperti diketahui, konten yang Baim Wong dan Paula Verhoeven prank lapor KDRT ke polisi berbuntut panjang.

Baca Juga: Mayat Tanpa Identitas Ditemukan di Sungai Citanduy Tasikmalaya, Berikut Ciri-cirinya

Meskipun video tersebut sudah menghilang dari akun YouTube, namun Baim Wong dan Paula Verhoeven dilaporkan ke polisi oleh Tengku Zanzabila dari Komunitas Sahabat Polisi Indonesia pada Senin 3 Oktober 2022.***

Halaman:

Editor: M. Rizal

Sumber: PMJ News

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Berikut Rangkaian Prosesi Pernikahan Kaesang-Erina

Senin, 5 Desember 2022 | 08:22 WIB

Bareskrim Bakal Periksa Mario Teguh

Rabu, 9 November 2022 | 09:01 WIB

Lesti Kejora Cabut Laporan Kasus KDRT Rizky Billar

Jumat, 14 Oktober 2022 | 11:49 WIB
X