• Selasa, 24 Mei 2022

KTT Khusus ASEAN-AS, Jokowi: Hentikan Perang di Ukraina Sekarang Juga

- Sabtu, 14 Mei 2022 | 14:56 WIB
KTT Khusus ASEAN-AS, Jokowi: Hentikan Perang di Ukraina Sekarang Juga. (Dok. Setkab)
KTT Khusus ASEAN-AS, Jokowi: Hentikan Perang di Ukraina Sekarang Juga. (Dok. Setkab)

SINAR JABAR - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyerukan untuk menghentikan perang di Ukraina sekarang juga. Hal ini ditegaskan Presiden pada Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Khusus ASEAN-AS yang digelar di Departemen Luar Negeri AS, Washington DC, Jumat, 13 Mei 2022.

Menurut Presiden Jokowi, perang di Ukraina telah menciptakan tragedi kemanusiaan dan memperburuk perekonomian dunia.

Perang Ukraina menyebabkan kenaikan harga pangan, energi, dan inflasi telah terjadi, sangat memperberat perekonomian dan memperlambat pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan atau SDGs di negara berkembang dan kurang berkembang.

Baca Juga: Viral Video Penangkapan Pelaku Kejahatan Diwarnai Letuskan Tembakan di Tasikmalaya

“Saat dunia seharusnya segera pulih dari pandemi Covif-19, dunia menghadapi masalah baru, perang di Ukraina. Saat dunia membutuhkan kerja sama dan kolaborasi, justru rivalitas dan konfrontasi makin menajam. Saat dunia membutuhkan multilateralisme yang makin kokoh justru unilateralisme yang makin mengemuka,” ujar Presiden Jokowi.

Lebih lanjut, Presiden Jokowi juga mengatakan bahwa perang di Ukraina telah melemahkan multilateralisme dan berpotensi memecah belah hubungan antar negara.

“Perang tidak akan menguntungkan siapa pun. Dunia tidak memiliki pilihan lain kecuali menghentikan perang sekarang juga. Setiap negara, setiap pemimpin memiliki tanggung jawab untuk menciptakan enabling environment agar perang dapat dihentikan, perdamaian dapat terwujud,” tegasnya.

Baca Juga: Unras May Day Fiesta 2022, Polisi Imbau Warga Hindari Kawasan GBK dan DPR

Pertumbuhan ekonomi, menurut Presiden Jokowi, juga memprihatinkan. Dana Moneter Internasional atau IMF menurunkan prediksi pertumbuhan ekonomi di emerging and developing Asia sebesar 0,5 persen pada 2022 dan 0,2 persen pada 2023. Dan Bank Dunia menurunkan prediksi pertumbuhan ekonomi beberapa negara ASEAN hingga 1,2 persen.

Halaman:

Editor: M. Rizal

Sumber: setkab.go.id

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X