• Minggu, 25 September 2022

Jabar Urban Farming Dimulai 19 Agustus 2022, Ridwan Kamil: Tanah-tanah di Perkantoran akan Ditanami Pertanian

- Rabu, 10 Agustus 2022 | 16:59 WIB
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil. (Dok/jabarprov.go.id)
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil. (Dok/jabarprov.go.id)

SINAR JABAR - Pemerintah Provinsi Jawa Barat (Pemprov Jabar) mencanangkan program "Jabar Urban Farming" yang akan dimulai pada 19 Agustus 2022.

Dengan digulirkan program Jabar Urban Farming maka perkantoran di lingkungan Pemprov Jabar seperti Gedung Sate, Gedung Pakuan, dan kantor dinas OPD akan ditanami tomat, cabai, dan bawang merah.

"Jadi mulai tanggal 19 Agustus nanti, semua tanah-tanah di kantor Pemprov Jabar akan ditanami tanaman pertanian. Rumah saya, juga Pakuan, kantor dinas-nya dan kadis-nya," kata Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil di Bandung, Rabu 10 Agustus 2022.

Baca Juga: Guru Honorer di Purwakarta Cemas, Tidak Semua Lulus Passing Grade Dapatkan Formasi PPPK 2022

Baca Juga: Tak Akan Lama Lagi, Bayar Parkir di Balai Kota Bandung Wajib Pakai Non Tunai

Selain itu, lanjut dia, warga juga diminta untuk menanam tiga jenis sayuran yaitu cabai, bawang merah, dan tomat di pekarangan masing-masing sebagai realisasi Program Jabar Urban Farming.

Menurut Ridwan Kamil, Jabar Urba Farming juga merupakan upaya Pemprov Jabar untuk mengendalikan harga komoditas pangan yang fluktuatif dan menekan inflasi dan juga bagian dari pemulihan ekonomi di tengah pandemi Covid-19.

Terlebih, lanjut Ridwan Kamil, saat ini pertumbuhan ekonomi Jabar di semester ini di 5,6 persen dan inflasi sudah lewat 4 yaitu 4,94 persen tapi masih di bawah pertumbuhan.

Baca Juga: Pengunduran Diri Robert Albert dari Pelatih Persib Jadi Jalan Terbaik, Kata Manajemen

"Sehingga teorinya kalau inflasi lebih rendah dari pertumbuhan kita masih aman, kalau inflasi masih tinggi dari pertumbuhan persentasenya itu dalam permasalahan," kata dia.

"Namun karena guncangan di era masa kini lebih besar, ada guncangan suplai karena perang Rusia Ukraina. Ada masalah pandemi belum sepenuhnya recovery, ini kami antisipasi," lanjutnya.

Dia mengatakan Pemprov Jabar sendiri telah menyiapkan skema pemulihan ekonomi untuk jangka pendek dan jangka panjang.

Baca Juga: Ferdy Sambo Resmi Ditetapkan Sebagai Tersangka, Ayah Mendiang Brigadir J Ngaku terkejut, Pertanyakan Motifnya

"Untuk jangka pendeknya adalah mengendalikan komoditas-komoditas yang harganya fluktuatif. Makanya kita gagas Jabar Urban Farming untuk menanam komoditas-komoditas tersebut di rumah," kata dia.

Nantinya tiga jenis sayuran yang ditanam warga di halaman rumahnya lewat program ini akan dibeli oleh BUMD milik Pemprov Jabar.

"Sehingga kekurangan yang selama ini diatur oleh hukum pasar bisa kita kendalikan sendiri. Jadi bedanya dulu kalau sudah penuh dan panen dibawa ke mana, nah sekarang dibikin konsep ada yang ambil dan bayarnya. Itu yang enggak ada di gerakan urban farming dulu," kata dia. ***

Editor: Anas Ali Hamzah

Tags

Artikel Terkait

Terkini

BSU Disalurkan Secara Nasional, Ini Syarat Penerima

Sabtu, 17 September 2022 | 09:06 WIB

Ridwan Kamil Luncurkan Aplikasi Tryout CASN Juara

Minggu, 11 September 2022 | 07:00 WIB
X