2.219 Warga Mengungsi Akibat Erupsi Gunung Semeru

- Senin, 5 Desember 2022 | 08:08 WIB
Erupsi Gunung Semeru. (Foto: CCTV/Istimewa)
Erupsi Gunung Semeru. (Foto: CCTV/Istimewa)

SINAR JABAR - Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa menyampaikan sebanyak 2.219 warga mengungsi akibat erupsi Gunung Semeru.

Para pengungsi pasca erupsi Gunung Semeru itu tersebar di 12 titik lokasi yang disiapkan.

Khofifah juga mengatakan sesuai kordinasi dengan Bupati Lumajang dapur umum dianjurkan di Pronojiwo khususnya daerah yang dekat dengan Desa Supit Urang yang terdampak paling parah akibat erupsi Gunung Semeru.

Baca Juga: Lansia di Purwakarta Tewas Tertabrak Kereta Api, Diduga Bunuh Diri

"Saat ini setidaknya ada 12 titik pengungsian dengan jumlah pengungsi 2.219 jiwa," tulis Khofifah dalam laman akun Instagram pribadinya, Minggu 4 Desember 2022.

Khofifah mengatakan, Pemprov Jawa Timur hingga kini masih terus melakukan koordinasi dengan Bupati Lumajang dan stakeholder lainnya untuk mendirikan dapur umum bagi masyarakat.

Seperti diketahui, Pos Pengamatan Gunung Semeru Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) melaporkan Gunung Api Semeru yang berada di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur mengalami erupsi pada Minggu 4 Desember 2022, dini hari.

Baca Juga: Garut Dilanda Gempa, Guncangan Terasa hingga Kota Tasikmalaya

"Terjadi erupsi G. Semeru pada hari Minggu, 4 Desember 2022, pukul 02.46 WIB dengan tingg kolom abu teramati ± 1500 m di atas puncak (± 5176 m di atas permukaan laut)," demikian dikutip dari laman MAGMA Indonesia Kementerian ESDM, Minggu 4 Desember 2022.

Halaman:

Editor: M. Rizal

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Nah Lho! Tunjangan Kinerja PNS Terancam Dipotong

Kamis, 19 Januari 2023 | 22:07 WIB

Nah Lho! Menteri Keuangan Sri Mulyani Marah

Selasa, 3 Januari 2023 | 17:02 WIB

Resmi, Pemerintah Cabut Kebijakan PPKM

Sabtu, 31 Desember 2022 | 11:05 WIB

Dilarang Jual Rokok Batangan, Ini Alasannya

Rabu, 28 Desember 2022 | 10:50 WIB
X