Tragedi Kanjuruhan, FIFA Layangkan Surat untuk Presiden Jokowi

- Sabtu, 8 Oktober 2022 | 08:47 WIB
Presiden Jokowi melakukan pertemuan bilateral dengan Presiden Sepakbola Dunia atau International Federation of Football Association (FIFA), Gianni Infantino, di Hotel Grand Hyatt Erawan, Bangkok, Thailand, Sabtu 2 November 2019. (Foto: Dok. Setkab)
Presiden Jokowi melakukan pertemuan bilateral dengan Presiden Sepakbola Dunia atau International Federation of Football Association (FIFA), Gianni Infantino, di Hotel Grand Hyatt Erawan, Bangkok, Thailand, Sabtu 2 November 2019. (Foto: Dok. Setkab)

SINAR JABAR - Pemerintah Indonesia bersama-sama dengan Federasi Sepak Bola Internasional (FIFA) akan membentuk tim transformasi sepak bola Indonesia.

Hal tersebut merupakan salah satu poin dalam surat dari FIFA yang diterima oleh Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) sebagai tindak lanjut pembicaraan per telepon Presiden Jokowi dengan Presiden FIFA, Gianni Infantino, pada 3 Oktober 2022 lalu.

FIFA bersama-sama dengan pemerintah akan membentuk tim transformasi sepak bola Indonesia dan FIFA akan berkantor di Indonesia selama proses-proses tersebut,” ujar Presiden Jokowi dalam pernyataan pers di Istana Merdeka, Jakarta, Jumat 7 Oktober 2022.

Baca Juga: Jaksa Agung Minta Jajarannya Jangan Alergi dengan Kritikan

Selain itu, dalam surat tersebut juga disampaikan bahwa sepak bola Indonesia tidak dikenakan sanksi oleh FIFA terkait tragedi sepak bola di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, pada 1 Oktober 2022 lalu.

“Berdasarkan surat tersebut, alhamdulillah sepak bola Indonesia tidak dikenakan sanksi oleh FIFA,” imbuh Presiden Jokowi.

Selanjutnya, Kepala Negara memaparkan bahwa akan dilakukan langkah-langkah kolaborasi antara FIFA, Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC), dan Pemerintah Indonesia untuk:
(1) membangun standar keamanan stadion di seluruh stadion yang ada di Indonesia;
(2) memformulasikan standar protokol dan prosedur pengamanan yang dilakukan oleh pihak kepolisian berdasarkan standar keamanan internasional;
(3) melakukan sosialisasi dan diskusi dengan klub-klub bola di Indonesia, termasuk perwakilan suporter untuk mendapatkan saran dan masukan serta komitmen bersama;
(4) mengatur jadwal pertandingan yang memperhitungkan potensi-potensi risiko yang ada; serta
(5) menghadirkan pendampingan dari para ahli di bidangnya.

Baca Juga: BPBD Minta Masyarakat di Purwakarta Waspada Sepekan ke Depan, Ini Sebabnya

Di akhir pernyataannya, Presiden Jokowi menyebutkan bahwa Presiden FIFA, Gianni Infantino, juga akan berkunjung ke Indonesia dalam waktu dekat.

Halaman:

Editor: M. Rizal

Sumber: setkab.go.id

Tags

Artikel Terkait

Terkini

PSSI Putuskan Liga 2 dan 3 Berhenti, Ini Alasannya

Jumat, 13 Januari 2023 | 08:53 WIB
X