• Minggu, 2 Oktober 2022

Catatan Penting Koalisi Gerindra-Kaum Nahdliyin Menuju 2024

- Minggu, 24 Juli 2022 | 22:24 WIB
Wakil DPD Partai Gerindra Provinsi Jawa Barat, Ihsanudin menilai komunikasi politik yang erat antara Partai Gerindra dengan PKB akan membentuk sebuah kekuatan besar dalam menghadapi Pilpres 2024. (Foto: Istimewa)
Wakil DPD Partai Gerindra Provinsi Jawa Barat, Ihsanudin menilai komunikasi politik yang erat antara Partai Gerindra dengan PKB akan membentuk sebuah kekuatan besar dalam menghadapi Pilpres 2024. (Foto: Istimewa)

SINAR JABAR - Komunikasi politik yang erat antara Partai Gerindra dengan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dinilai akan membentuk sebuah kekuatan besar dalam menghadapi Pilpres 2024. 

Jika hubungan ini (Gerindra-PKB) langgeng sampai koalisi disahkan secara resmi pada tahapan Pilpres 2024, koalisi ini akan menjadi kekuatan besar gabungan partai nasionalis-religius.

Wakil DPD Partai Gerindra Provinsi Jawa Barat, Ihsanudin, mengatakan kekuatan yang sudah besar ini akan semakin besar dan stabil jika koalisi Gerindra dan PKB bisa memastikan suara dari seluruh struktur dan simpatisan Nahdlatul Ulama (NU).

Baca Juga: Kementerian Agama Susun Standardisasi Honorarium Kemasjidan

Ia mengatakan sampai saat ini, partai dengan suara terbesar dari kalangan NU (kaum Nahdliyin) memang PKB.

Namun yang harus diperhatikan, tuturnya, adalah bagaimana upaya Ketua Umum PKB, Muhaimin Iskandar, dalam merangkul semua struktur NU termasuk kelompok-kelompok kulturalnya. 

Komunikasi, katanya, harus dijalankan baik dengan struktur Pengurus Besar NU sendiri di bawah Yahya Cholil Staquf, kelompok pengagum pemikiran Abdurrahman Wahid atau GUSDURian di bawah Yenny Wahid, sampai Muslimat NU yang diketuai Khofifah Indar Parawansa.

Baca Juga: Tiga Terduga Pencuri Traktor Babak Belur Dihajar Massa

"Kita tentunya tidak mengharapkan, jangan ada lagi berbalas pantun antara Cak Imin (Muhaimin Iskandar) dengan Gua Yahya (Yahya Cholil Staquf). Atau dengan Yenny Wahid. Kami berharap PKB bisa merangkul semua jajaran NU," kata Ihsanudin, Minggu, 24 Juli 2022.

Halaman:

Editor: M. Rizal

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Musda KNPI Purwakarta Ditunda, Ini Penyebabnya

Minggu, 25 September 2022 | 19:43 WIB

Mardiono Kantongi SK Kemenkumham sebagai Plt Ketum PPP

Sabtu, 10 September 2022 | 12:50 WIB

Ribuan Emak-emak Dukung Gus Muhaimin Presiden 2024

Jumat, 9 September 2022 | 11:51 WIB

Rocky Gerung Sebut Gus Muhaimin Capres Kaya Gagasan

Kamis, 8 September 2022 | 06:00 WIB
X