• Kamis, 8 Desember 2022

Harga BBM Naik, PKS: Pemerintah Tak Jujur dan 'Suap' Rakyat dengan BLT

- Sabtu, 10 September 2022 | 21:08 WIB
Juru Bicara Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Pipin Sopian. (Foto: Sinar Jabar)
Juru Bicara Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Pipin Sopian. (Foto: Sinar Jabar)

SINAR JABAR - Partai Keadilan Sejahtera (PKS) menilai saat ini pemerintah tidak jujur dengan rakyatnya pasca menaikan harga bahan bakar minyak (BBM).

Selain itu, PKS juga menilai pemerintah menyuap rakyatnya dengan program bantuan langsung tunai (BLT) sebelum menaikan harga BBM.

Hal tersebut dikatakan Juru Bicara PKS Pipin Sopian saat kegiatan flash mob bersama pengurus dan kader PKS, serta anggota DPRD Kabupaten Purwakarta dari Fraksi PKS guna menyuarakan penolakan kenaikan harga BBM di perempatan lampu merah Sadang, Purwakarta, Sabtu, 10 September 2022.

Baca Juga: Hasil Mediasi Tak Terealisasi, Warga Perumahan Villa Grand Cikao Kembali Datangi Polres Purwakarta

"Sebelum BBM dinaikan pemerintah mengeluarkan kebijakan BLT. Jadi saya kira ini upaya-upaya untuk menyuap rakyat," kata Kang Pipin.

Kang Pipin mengatakan, dari awal PKS sudah menolak dengan tegas rencana pemerintah menaikan harga BBM.

Alasan PKS menolak kenaikan harga BBM karena momentumnya tidak tepat karena rakyat masih merasakan dampak pandemi Covid-19.

Baca Juga: Pengamat Sebut Suhandi Cukup Mumpuni Jadi Sekda Purwakarta

Kemudian, kata Kang Pipin, PKS menolak kenaikan harta BBM karena adanya ketidakadilan pemerintah.

Halaman:

Editor: M. Rizal

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Jelang Pileg 2024, Ihsanudin Gelar Konsolidasi

Rabu, 23 November 2022 | 07:51 WIB

Acara GMP Mengaji Diapresiasi Ulama Ciamis

Minggu, 6 November 2022 | 08:00 WIB

Pengurus DPP PKB Bertemu dengan Presiden Jokowi

Selasa, 1 November 2022 | 08:03 WIB

Musda KNPI Purwakarta Ditunda, Ini Penyebabnya

Minggu, 25 September 2022 | 19:43 WIB
X