Dudung Abdurachman, Loper Koran Jadi Jenderal

- Sabtu, 11 Juni 2022 | 09:00 WIB
Dudung Abdurachman, Loper Koran Jadi Jenderal. (Foto: Dok. Dispenad)
Dudung Abdurachman, Loper Koran Jadi Jenderal. (Foto: Dok. Dispenad)

SINAR JABAR - Kepala Staf TNI AD, Jenderal TNI Dudung Abdurachman, meluncurkan buku biografinya yang berjudul "Loper Koran Jadi Jenderal" di Markas Besar TNI AD, Jakarta, Jumat, 10 Juni 2022.

Dudung Abdurachman mengatakan, buku "Loper Koran Jadi Jenderal" yang ditulis Imelda Bachtiar ini menceritakan tentang masa kecilnya saat menjadi tukang pengantar atau loper koran, hingga berhasil menjadi seorang prajurit TNI AD dan berhasil menjadi kepala staf TNI AD dengan menyandang jenderal bintang empat.

"Buku "Loper Koran Jadi Jenderal" ini berbicara tentang kisah masa kecil saya, di situ juga berbicara tentang seni kepemimpinan dalam karier militer selama saya berdinas. Di sini pun sisipkan cerita sebenarnya bahwa sepeninggal oleh orang tua, yaitu Bapak saat umur 12 tahun, Bapak waktu itu dinas sebagai PNS golongan rendah. Sehingga setelah bapak meninggal kehidupan ekonomi keluarga sangat kekurangan," ucapnya Kepala Staf TNI AD, Jenderal TNI Dudung Abdurachman.

Baca Juga: Hakim dan Pegawai Pengadilan Negeri Purwakarta Tes Urine, Ini Hasilnya

Dengan kondisi ekonomi keluarga yang kekurangan tidak menyurutkan semangatnya untuk mewujudkan cita-citanya untuk menjadi seorang prajurit TNI AD.

Bahkan, dia rela untuk menjadi seorang pengantar koran dan menjual kue kelepon untuk memenuhi kebutuhan keluarganya sembari melanjutkan sekolah demi masuk Akademi Militer.

"Buku ini dapat dijadikan pelajaran bagi seluruh pihak, terutama para perwira TNI AD bahwa untuk mencapai sebuah keberhasilan membutuhkan pengorbanan, perjuangan, dan semangat. Mencapai sebuah kesuksesan tak semudah membalikkan telapak tangan," kata dia.

Baca Juga: Jumat Berkah, Batalyon Armed 9 Pasopati Kostrad Sebar Sembako

Ia bilang, dalam buku yang berisi 316 halaman itu menceritakan pengalamannya selama berkarier di militer.

"Bagaimana pemimpin memperhatikan anak buahnya, mengedepankan kepentingan umum daripada kepentingan pribadi. Kemudian pengalaman-pengalaman saya di dalam mengambil suatu keputusan, seperti saya bertugas di Timor Timur, ketika saya Gubernur Akmil, dan lainnya," katanya.***

Editor: M. Rizal

Sumber: jabar.antaranews.com

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Ambu Anne Ucapkan Selamat Malam Minggu, untuk Siapa?

Sabtu, 21 Januari 2023 | 21:40 WIB

Ini Penyebab Amerika Musnahkan Lato-lato

Selasa, 10 Januari 2023 | 12:27 WIB
X